Inspirasi

Mari Bersenang-senang dengan Pekerjaan Kita!

Pernahkah terlintas di benakmu mengapa engkau ada di bumi ini? Mengapa engkau terlahir di dunia ini? Mengapa ada Si A di kelasmu? Mengapa ada Si B yang menjadi kakakmu? Mengapa Si C menjadi temanmu? Juga berjuta mengapa-mengapa lainnya yang intinya engkau mempertanyakan apa tujuan eksistensinya di dunia ini. Tak usahlah kita terlalu pusing dengan mengapa A begini mengapa B begitu. Tapi yang patut dipikirkan adalah bagaimana kamu menemukan alasan yang pertama, “Mengapa Tuhan menciptakanmu?” Ini tentu ada alasan atau tujuan mengapa kita ada di dunia ini. Tujuan itu adalah kata kuncinya.

Setiap orang diciptakan Tuhan dengan misinya masing-masing. Ada yang memang memiliki misi sebagai enterpreneur, sebagai dosen, sebagai pegawai pemerintahan, sebagai desiner interior, dan berbagai profesi lainnya. Kalau kita melihat dengan lebih dalam, profesi yang kita pilih (sebagian) berdasarkan kemampuan atau keterampilan yang kita miliki. Nah kemampuan dan kemampuan ini, berdasarkan pada minat kita. beruntunglah orang-orang yang berprofesi sesuai dengan minatnya. Terbayang, dengan minat akan lebih banyak manfaat yang ia bisa buat dalam pekerjaannya. Kalau dalam peribahasa seperti, “Sambil menyelam minum air”.

Untuk kamu yang memiliki profesi yang tidak sesuai dengan minat, tak perlu bersedih hati. Bukan berarti tidak bisa bersenang-senang dalam menjalani profesi kita ya. Bersenang-senang adalah bonus kita dalam bekerja. Dan bagaimana kita memperoleh bonus, tentunya dengan berusaha bukan? Tapi ingat ya, bonus dalam hal ini berbeda prinsip dengan bonus pada umumnya. Bonus dalam hal bersenang-senang ini tidaklah berbentuk nominal, tapi berbentuk kebahagiaan psikis.

Bentuk bonus yang berbeda ini, berbeda pula cara mengusahakannya. Penasaran? Sederhana saja kok bagaimana bersenang-senang dalam bekerja. Syukuri setiap hal dalam pekerjaanmu!

“Aku tak bisa bersyukur, bagaimana bisa mensyukuri sesuatu yang tidak kita sukai?” Pekalah, bahwa terdapat pelajaran dalam berbagai episode hidup kita, baik itu episode suka maupun duka. Misal: ketika target pekerjaan seakan tak tuntas-tuntas. Di situlah kita belajar bagaimana mengatur efektifitas waktu dalam bekerja. Kejadian lainnya adalah merasa sering diperlakukan tidak adil oleh rekan kerja. Saat itulah kita belajar untuk lebih terbuka kepada rekan juga atasan kerja kita. Jika masih belum juga menemukan hal apa yang hendak kamu syukuri, ingatlah bahwa di luaran sana ada orang lain yang sangat memimpikan ingin menempati posisi kerjamu sekarang. Betapa menyenangkan ketika kita bisa menebar manfaat lewat tugas-tugas dalam pekerjaan kita, bersenang-senang, dan mendapatkan gaji pula! Intinya, terima, syukuri, dan jalanilah hidup (baca: pekerjaanmu) dengan baik karena hidup bukan hanya untuk dijalani tapi juga untuk dinikmati. Selamat bersenang-senang dalam menjalani pekerjaanmu!

Author Since: Aug 04, 2018

Mata buku, mata dengan jendela untuk melihat berbagai indah kehidupan...