Religi

Cinta yang Tak Terhitung

Pernahkah engkau merasa ada orang yang tiba-tiba datang di saat yang tepat ketika kamu sedang mengalami kesulitan? Bahkan di saat engkau belum mengucapkan kata tolong sekalipun! Pertolongan seakan datang tepat waktu, bukan hanya pada kesulitan yang besar saja, namun pada kesulitan kecil pun. Kesulitan sesederhana kakimu terantuk tangga namun kebetulan ada orang di depanmu sehingga engkau ‘selamat’ dan tidak terjatuh. Atau ketika engkau berdiri dengan membawa piring dengan menu lengkap di suatu resepsi perkawinan dan engkau kesulitan menemukan tempat duduk. Bisa juga ketika engkau sedang memikirkan makanan yang kau inginkan dan tiba-tiba ada tetangga yang mengetuk pintu rumahmu dan mengirimkan makanan yang tadi sedang kau pikirkan. Itu bukanlah kebetulan, itu bukan juga keberuntungan, tapi itu adalah bentuk cinta-Nya padamu. Bentuk cinta Allah pada mu, pada kita! Itu bentuk cinta yang bisa saja luput dari perhatianmu karena begitu halusnya penampakan bentuk cinta tersebut. Terbayangkah ada berapa banyak bentuk cinta-Nya kepada kita sejak kita ‘ada’?

Cinta, ia adalah salah satu perangkat yang Allah berikan sejak kita ada. Dia Maha Penyayang, Dia melengkapi kita bukan hanya dengan perangkat hidup yang menempel pada kita, tapi juga dengan segala perlindungan dari Nya. Cinta dalam bentuk perlindungan, pertolongan, perhatian, dengan berbagai bentuknya.

Sebagaimana disebutkan dalam Hadist Bukhori dan Muslim:

“Sungguh Allah lebih penyayang terhadap hamba-hamba-Nya daripada seorang ibu terhadap anak bayinya.”

Sadarilah, pekalah, ada jumlah yang tak terhingga cinta-Nya di sekitar kita, mengelilingi kita. Cinta yang Dia berikan sejak kita di dalam kandungan hingga kini. Cinta yang ia berikan dari detik ke detik dalam setiap hari kita di usia yang masih kita miliki. Cinta yang tak bisa diangkakan. Hal ini disebutkan dalam Al Qur’an surat An Nahl ayat 18:

“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Selamat menikmati hari dan merasakan indah cinta-Nya!

Author Since: Aug 04, 2018

Mata buku, mata dengan jendela untuk melihat berbagai indah kehidupan...