Inspirasi

Tak Kenal Maka Tak Sayang

“Tak kenal maka tak sayang”, ini adalah peribahasa yang sudah sering kita kenal. Bahkan sejak kita duduk di bangku sekolah dasar. Ternyata dalam praktiknya, peribahasa ini bukan hanya berlaku untuk orang yang kita kenal saja lho. Namun peribahasa ini berlaku juga untuk kita kepada kita. Maksudnya kita akan sayang diri kita, jika kita mengenali diri kita dengan baik juga. Mungkin beberapa dari kalian masih bingung juga mengapa kita harus mengenali diri sendiri? Untuk apa kita perlu berkenalan dengan diri? Kan kita adalah kita.

Ternyata belum tentu lho kita mengenali diri kita (secara utuh) bahkan bagi orang dewasa sekalipun. Jika kita mengenali diri kita secara utuh, kita mungkin sudah tidak kesulitan lagi dalam mengambil keputusan-keputusan penting yang berkaitan dengan diri. Misal: dalam memilih jurusan kuliah, dalam menentukan akan memasukkan surat lamaran pekerjaan ke kantor mana, dalam memilih teman hidup, dalam memilih akan membeli rumah di lokasi yang mana, dan berbagai keputusan-keputusan besar lainnya.

Bagaimana mengenal diri? Ada berbagai tools yang dapat digunakan untuk melakukan ini secara mandiri. Misal dengan mengisi analisis SWOT diri yang berisikan strengths atau kekuatan diri, weaknesses atau kebutuhan diri, opportunities atau peluang, dan threats atau ancaman. Ada juga tools MBTI (Myers-Birggs Type Indicator) yang dirancang untuk mengukur kecenderungan kita dalam membuat keputusan. Untuk melakukan tes MBTI ada banyak situs yang bisa kita kunjungi dan ikuti tes secara online-nya. Sebenarnya jika kita memang ingin hasilnya lebih akurat, kita bisa lakukan berbagai tes kepribadian ini dengan menggunakan jasa psikolog. Namun, untuk kalian yang sudah bekerja di perusahaan melalui berbagai tes masuk, bisa juga lho meminta dijelaskan bagaimana profil kalian berdasarkan berbagai tes yang sudah kalian lakukan saat masa perekrutan.

Kembali lagi ke peribahasa “Tak kenal maka tak sayang”, lantas setelah berbagai tahapan untuk kenal diri dilakukan dan jika sekarang sudah ada pada tahap mengenal diri, apa yang bisa dilakukan untuk sayang diri? Salah satunya dengan melakukan berbagai saran pengembangan yang biasanya disebutkan juga setelah kita mengetahui bagaimana profil kita. Saran-saran tersebut bisanya berisi segala sesuatu agar kita bisa ‘menaklukan’ diri kita sendiri. Ada juga kata bijak yang menyebutkan bahwa, “Tantangan terbesar kita dalam melakukan sesuatu bukanlah datang dari luar, tapi datang dari dalam diri kita. Tantangan itu adalah bagaimana kita bisa menaklukan diri sendiri.” Bagaimana kita menaklukan berbagai tembok yang mungkin selama ini (masih) menjarakkan diri ini dengan kesuksesan, seperti menunda bergerak dari zona nyaman, keengganan belajar, melewatkan kesempatan-kesempatan, dan mendengarkan berbagai ‘tapi-tapi’ yang membuat kita jalan di tempat. Yuk, kenali dan sayangi diri dengan ‘bergerak’!

Author Since: Aug 04, 2018

Mata buku, mata dengan jendela untuk melihat berbagai indah kehidupan...