Religi

Tak Tahu Harus Ke Mana? Berkonsultasilah Dengan Nya Sehari Lima Kali!

Pernahkah engkau merasa tak tahu harus ke mana? Ratusan kontak di telepon selulermu seakan tak menyediakan tempat untuk kau singgahi. Pernahkah engkau merasa tak ada orang yang mau mendengarkan kisahmu. Lagi-lagi kontak yang ada di buku teleponmu, seakan hanya barisan nama tak bermakna. Lantas ke mana mereka yang kau bela dalam kesibukan-kesibukanmu? Ketika engkau merasa diri dan masalahmu (seakan) menemukan jalan buntu, masalah bagai menghentikan detik-detik yang kau miliki. Menghentikan detik demi detik, karena engkau pun tak tahu ke mana harus melanjutkan langkah. Sebenarnya tak ada jalan buntu, tak ada menghentikan detik, jika kita menyadari bahwa kita punya 5 waktu khusus untuk berdiskusi dengan Nya. Bahkan jika waktu itu tak cukup menampung ‘kebutuhan’ curhatmu, ada jalur cepat menggunakan saluran sepertiga malam yang bisa kamu pilih, ada juga pilihan-pilihan yang bisa kamu ambil kapan pun kamu butuh.
Saluran itu tak lain dan tak bukan adalah sholat. Lewat sholat kita bisa selalu berkomunikasi dengan pencipta kita. Dengan solat, kita menggantungkan diri pada sesuatu yang Maha, bukan pada sesuatu yang juga sebenarnya bergantung. Dengan sholat, tak perlu lagi hanya berdiam diri menghadapi jalan buntu. Sholat memberikan kita keyakinan bahwa ada Dia Maha Penolong, Dia Maha Pembuka Jalan ke segala arah.
Sebagaimana disebutkan dalam Al Baqarah ayat 45:
“Jadikan sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu.”
Allah sudah dengan jelas menuliskan mengenai hal ini mengenai sholat sebagai penolong. Bagaimana mungkin kita tidak mempercayai janji Allah kepada kita hambanya.
Khusyu-lah dalam berkomunikasi dengan Nya. Fokuskan pada keyakinan akan kuasa-Nya. Pernahkah kau berkonsultasi dengan dokter spesialis yang terkenal mumpuni di bidangnya? Tentunya engkau sangat menaruh harapan pada dokter tersebut, bahkan berapapun biayanya engkau bersedia membayar dengan bayaran yang tinggi demi ingin berkonsultasi dengannya. Begitulah analoginya ketika kita berkonsultasi dengan Nya (baca: dalam waktu sholat di 5 waktu yang kita lakukan setiap harinya). Terkadang mungkin seperti membutuhkan ‘bayaran mahal’ dahulu untuk menunjukkan betapa berartinya sesuatu. Seperti biaya konsultasi dengan dokter spesialis misalnya. Padahal konsultasi dengan ‘Sang Maha Penyembuh’ ini hanya membutuhkan ‘bayaran’ keyakinan saja, namun seringkali (mungkin) masih dianggap seperti formalitas saja. Yuk, kita pergunakan rutinitas ini bukan hanya sekedar rutin. Tapi ada makna lain yang jauh lebih BESAR dari sekedar menunaikan kewajiban saja. Singkirkan pikiran-pikiran yang tidak pada tempat dan waktunya ketika kita sudah memilih waktu berkomunikasi ini. Siapkan diri, siapkan fisik juga pikiran dalam perjalanan ini. Siapkan juga kekuatan keyakinan akan sayang Nya kepada kita hambanya.
Sholat bukanlah sekedar sholat, tapi ada pemenuhan kebutuhan kita yang sangat BESAR di dalamnya. Merasa tidak tahu mau ke mana dalam hidup ini? Pergunakanlah waktu konsultasi sehari 5 waktumu dengan bijaksana dan temukan jawaban ke mana mau melangkah!

Author Since: Aug 04, 2018

Mata buku, mata dengan jendela untuk melihat berbagai indah kehidupan...