Teknologi

Teknologi Canggih untuk Pengguna yang Canggih!

Pernahkah kamu merasa kewalahan ketika membaca pesan di sekian banyak grup chat yang ada di ponselmu? Grup keluarga besar, grup keluarga inti, grup sepupu, grup kuliah, grup SMA, grup SMP, grup SD, grup kantor, grup divisi kantor, grup teman kantor, grup makan siang, grup kursus masak, dan berjuta ragam grup lainnya. Era digital seperti sekarang ini menciptakan banyak masyarakat baru, masyarakat digital! Masyarakat atau kelompok yang tak mengenal batas teritori, masyarakat dampak dari era globalisasi yang salah satu karakteristiknya adalah ‘mendekatkan jarak’ dan ‘meniadakan batas’. Kembali lagi ke kewalahan, itu normal ketika kamu kewalahan membaca pesan di sekian grup chat yang ada di ponselmu. Itu tandanya, kamu merasakan betapa batasan jarak dengan kumpulan orang-orang (para anggota grup chat) sudah tidak ada lagi.

Coba kamu ingat-ingat berapa lama waktu yang kamu habiskan ketika ‘tenggelam’ dalam komunikasi dengan orang-orang melalui media online? Satu jam, dua jam, tiga jam, empat jam, atau bahkan lebih? Bagi pekerja pada umumnya, memang butuh banyak berkoordinasi dengan orang bukan hanya melalui offline atau bertatap muka langsung, tapi ada kalanya justru lebih banyak berkoordinasi lewat media online. Sebenarnya, selama itu dilakukan di jam kerja, itu adalah hal yang wajar karena memang dunia kerja di masa digital seperti sekarang ini, hubungan pekerjaan tak berbatas jarak dan tempat. Namun berbeda lagi jika hal ini terjadi di luar jam kerja. Jika dalam kurun waktu beberapa menit saja kamu selalu mengecek ponselmu untuk urusan pekerjaan, terbayang bagaimana nasib ‘dunia di luar pekerjaanmu’? Sebut saja pasangan, keluarga, teman, tetanggamu, atau orang-orang sekitar yang berada di daerah offline-mu, bagaimana mereka bisa berinteraksi dengamu di dunia nyata? Sebagai gambaran waktumu yang tersisa sepulang kamu bekerja, misal kamu baru berada di rumah pukul 6 sore. Berarti waktu offline-mu di rumah sekitar pukul 6 hingga pukul 9 malam. Dan di jam tersebut ada juga waktumu untuk sendiri (baca: mandi dan beribadah). Jadi kira-kira kamu memiliki waktu sekitar 2 jam lebih untuk berada di dunia offline bersama keluarga. Bijaksanakah kita jika menggunakan waktu berharga itu untuk berada penuh dalam urusan online juga?

Ponsel, laptop, atau apapun namanya memang salah satu produk kemajuan teknologi untuk menunjang berbagai urusan pekerjaan kita. Namun tampaknya perlu ada pengaturan, kapan waktunya kita menggunakan produk kemajuan teknologi tersebut ketika kita sudah berada di luar jam kantor. Setidaknya berilah waktu kapan kita perlu mengecek grup-grup chat yang banyak itu. Ingat, yang diperlukan adalah kemampuan mengatur! Bukan juga menghilangkan. Karena jika dilihat, grup-grup chat tersebut sebenarnya adalah juga berbagai peran kita dalam kehidupan ini. Ada peran kita sebagai anggota keluarga di grup keluarga, ada peran kita sebagai teman di grup sekolah dengan berbagai jenjangnya, ada peran kita sebagai pekerja di grup kantor, dan berbagai grup lainnya. Buatlah jadwal kapan kita menjalankan peran kita di grup-grup tersebut. Misal: ”Selepas pulang kerja, saya akan berkumpul bersama keluarga hingga pukul setengah sembilan dan saya akan mengecek ponsel di jam setelah berkumpul dengan keluarga”. Dengan begitu diharapkan penggunaan teknologi tidak memberikan dampak negatif terhadap peran kita di dunia offline. Betapa indah bukan, ketika peran kita bisa berjalan dengan harmonisnya baik offline maupun online? Kecanggihan teknologi menuntut penggunanya juga untuk tidak kalah canggih juga (dalam menjalankan berbagai peran dalam hidupnya)!

 

 

Author Since: Aug 04, 2018

Mata buku, mata dengan jendela untuk melihat berbagai indah kehidupan...