Religi

Tentang Ikhlas…

Ikhlas, ini adalah salah satu kunci dalam menjalani hidup! Pernahkah kalian merasa jenuh? Atau merasa demotivasi dalam menjalani hari-hari kalian? Cek…ini saatnya untuk mengecek seberapa ikhlas kalian dalam menjalani hidup!
Ikhlas dapat diartikan dengan tidak pamrih. Lantas apa dasar seseorang dalam menjalani hidup? Seseorang dapat menjalankan hidupnya atas dasar cinta. Dengan cinta, semua kita lakukan agar sesuatu atau seseorang dapat merasakan cinta kita. Nah, yang dicinta inilah adalah kuncinya. Hidup kita tak bisa lepas dari cinta. Cinta orang tua, cinta saudara, cinta pasangan, cinta sahabat, cinta teman, cinta tetangga, cinta ada dalam keseharian kita. Cinta berjuta rasanya, bisa sungguh menyenangkan, tapi bisa juga sungguh menyakitkan. Kita boleh mencintai makhluk-Nya, tapi yang dapat mengutuhkan cinta itu sendiri adalah jika kita mencintai makhluk-Nya karena penciptanya yang tak lain adalah Allah.
Ikhlas dapat meringankan langkah kita dalam menjalani hari-hari. Ketika semua usaha dan juga doa sudah dipanjatkan, lepaskan! Serahkan hasilnya hanya kepada Allah, terlepas bagaimana nanti hasilnya di depan. Hasil yang bagus (menurut kita), seringkali mengunci kita pada definisi sukses yang sempit! Ya, karena kita menginginkan hasil spesifik, sedangkan keinginan kita tersebut belum tentu yang terbaik untuk kita. Dalam doa, mintalah engkau diberikan yang terbaik menurut Allah. Apakah itu artinya kita dilarang untuk menginginkan sesuatu dengan spesifik? Tentu tidak! Dalam doa, panjatkanlah pinta sesuai dengan yang inginkan. Hanya saja jika tiba saatnya doamu terkabulkan, pahamilah bahwa Allah dapat mengabulkan doa sama persis dengan keinginanmu, ditangguhkan, atau diganti dengan yang lebih baik. Alhamdulillah jika doa kita dikabulkan sesuai dengan keinginan kita, tapi pun ketika doa kita ditangguhkan atau diganti dengan yang lain, pekalah bahwa itu adalah hal yang terbaik untuk kita.
Sebagai analogi menjalankan sikap ikhlas dalam dunia pekerjaan kita bisa ambil contoh dari kejadian di tempat kerja kita misalnya. Dalam memutuskan sesuatu diperlukan berbagai data agar keputusan yang kita ambil bisa tepat. Nah, adakalanya kita dihadapkan dengan informasi yang sangat minim terhadap sesuatu. Di sinilah salah satu momennya untuk kumpulkan informasi mengenai penguasa masa depan, yang tak lain adalah Allah. Pelajari berbagai sifatnya, pahami bagaimana Allah memberikan cinta untuk kita. Dengan kita mengkaji lebih dalam mengenai pencipta kita, kita pun dapat lebih ringan dalam menjalankan berbagai urusan duniawi. Kerena kita punya penjaga yang Maha Super. Ya, Dia lah Allah.

Author Since: Aug 04, 2018

Mata buku, mata dengan jendela untuk melihat berbagai indah kehidupan...