Hadiah…
Ini adalah hal yang diinginkan kebanyakn orang tampaknya. Hadiah ini bisa membuat perasaan happy bagi penerimanya. Mengapa happy? Karena lewat hadiah, perhatian dari sang pemberi hadiah bisa disebarkan. Betapa indah bukan, ketika happiness bisa disebarkan melalui hadiah.
Kembali lagi ke hadiah, beberapa waktu lalu aku merasa mendapatkan sebuah hadiah yang terbukti bisa membahagiakan hati. Di Minggu siang, ketika hati terasa lelah karena memikirkan Senin yang sebentar lagi datang, datanglah sebuah pesan di telepon selulerku yang menginformasikan bahwa kantor diliburkan pada hari Senin karena sesuatu. Itu hadiah yang sangat hebat yang kudapatkan dari kantor. Betapa tidak? Setelah maraton kerja dari satu kantor ke kantor lainnya, dengan hanya jeda beberapa hari saja rasanya badan ini butuh ekstra day off sebelum memulai hari kembali untuk urusan kantor.

Bahagia yang kurasa mungkin sepele bagi orang lain. Tapi bagiku sungguh happy, ketika bisa jalan-jalan di mall dan nonton film yang kita inginkan pada jam ketika orang-orang sedang berjibaku urusan kerja di kantor! Oh, ada satu lagi happiness di hari itu, yakni bisa menonton acara televisi sambil sarapan santai. Pada hari kerja biasa, terbayang kan bagaimana ritme kita dalam menikmati sarapan?

Ketika kita menyadari hadiah kita, akan lebih terasa betapa nikmatnya hadiah tersebut. Siapa yang tak ingin bisa merasakan nikmatnya mendapat hadiah bukan? Hadiah sebenarnya ada setiap saat dan di setiap tempat. Kok bisa? Betapa happy-nya orang tersebut yang menerima hadiah at any time and any place! Siapakah orang yang beruntung itu? It’s you! Ya, itu adalah kamu! Itu adalah kita! Hadiah dari Dia ada setiap waktu dan di manapun kita berada, hanya sayangnya kita sering tidak menyadari hadiah tersebut. Bagaimana bisa menikmati dengan happy jika kehadiarannya saja tidak kita sadari. ‘Waktu’ adalah hadiah yang Dia berikan kepada kita di dunia ini. ‘Waktu’ yang memberikan kita kesempatan untuk dapat membuat banyak manfaat, mungkin terkadang tidak kita sadari kehadirannya. Terbayangkah apa yang bisa kita lakukan jika ‘waktu’ kita sudah berakhir di dunia ini? Tak ada lagi tawa bersama orang-orang tercinta, tak dirasakan lagi serunya berpacu dengan kepadatan lalu lintas pagi menuju kantor, tak bisa lagi menikmati serunya melakukan hobi kita di akhir pekan, tak bisa merasakan lagi sejuknya udara pagi, tak terasa lagi hangatnya sinar matahari ketika kita merasa kedinginan, dan tak ada lagi berjuta rasa dalam hidup ini.

Mari sadari kehadiran hadiah ini! Nikmati dan bijaksanalah dalam menggunakan hadiahnya! Ini adalah hadiah terindah dari Sang Maha Kuasa, yang bernama … ‘waktu’!

Author Since: Aug 04, 2018

Mata buku, mata dengan jendela untuk melihat berbagai indah kehidupan...