Inspirasi

Belajar dari Lemon Mint…

Akhir pekan adalah waktu untuk berleha-leha, bersantai, dan menjalankan ritme rutinitas seperti yang kita inginkan (bagi kebanyakan orang). Terbayang bagi para pekerja dengan office hour, akhir pekan adalah waktu yang paling ditunggu. Hari Sabtu dan Minggu adalah hari yang paling ditunggu bahkan sedari Minggu petang! Bayangkan betapa akhir pekan adalah waktu yang diinginkan, setidaknya bagiku.
Akhir pekan ini aku tidak merencanakan sesuatu yang khusus. Yang kulakukan biasanya berkumpul dengan keluarga atau lah teman. Nah, pekan ini ternyata saudara sepupuku mengunjungiku. Sesama penunggu akhir pekan, pergilah kami kemudian ke sebuah mall. Kami kemudian memutuskan untuk menonton film yang sedang kekinian di bioskop. Ini aktifitas akhir pekan yang cukup umum, tapi aku sangat menikmatinya. Teringat di akhir pekan yang lalu, aku berada di kantor karena ada sebuah event (baca: Sabtu lalu aku tidak libur). Juga aku mengingat di timeline kantor, akan ada kegiatan juga pada Sabtu depan.
Oke, kembali ke acara nonton. Setelah menonton makan sianglah kami di sebuah cafe. Setelah menghabiskan makan siang kami, ternyata kami sama-sama tidak rela jika sisa akhir pekan kami dihabiskan di rumah. Berjalan-jalanlah kami di mall tersebut. Berjalan-jalan adalah salah satu aktifitas yang bisa membuat kita dahaga ternyata. Dan pesanlah kami minuman sebagai pelepas dahaga. Minuman ini lah yang sebenarnya ingin aku ceritakan! Aku penyuka lemon, hampir setiap pagi aku memulai sarapanku dengan minum lemon! Aku pun penyuka mint, tapi aku jarang menemukan minuman dengan rasa mint ini. Makanya ketika aku menemukan lemon mint, yang terbayang adalah aku menemukan minuman yang ‘aku banget’! Dengan segera aku memesan minuman lemon mint begitu aku menemukan ada nama minuman ini di display gerai minuman. Ada hal yang sebenarnya aku baru sadari ketika menulis ini. Sudah jelas-jelas kami haus, namun kami sama-sama tidak langsung meminum minuman yang sudah kami pesan. Oh, sebagai informasi kami memesan minuman untuk dibawa pulang. Maksudnya sih agar kami mudah melanjutkan jalan-jalan kami. Setelah membawa minuman kami, kemudian melanjutkan jalan-jalan kami dan ‘melupakan’ jika kami mempunyai minuman yang sebenarnya sudah siap diminum. Sebenarnya aku sedikit ingat jika aku punya lemon mint segar yang bisa kuminum, namun karena tidak menemukan kursi kosong sepanjang mall, kuputuskan untuk menunda. Sebenarnya ada beberapa kesempatan untuk minum, tapi karena berbagai alasan, aku urung minum lemon mint tersebut.
Aku sangat menikmati perjalanan kami di mall, mulai dari nonton, makan siang, mencari ini-itu, hingga membeli lemon mint! Singkat cerita akhirnya kami pulang dan kemudian saudaraku mengingatkan jika kami masih memiliki lemon mint. Ketika kukeluarkan minuman tersebut, ternyata minuman tersebut tidak sedingin ketika kami memesannya tadi. Kusiapkanlah es batu di gelas dan kutuangkan lemon mint yang sangat sudah kudambakan kesegaranya sejak beberapa jam sebelumnya. Yang ada di benakku, bahwa ini akan menjadi salah satu minuman kesukaanku. Namun ternyata….rasa minuman tersebut tidak jauh dari rasa minuman kemasan berperasa jeruk. Sangat jauh berbeda dari ekspektasi yang ada di benakku. Tapi, aku tetap mencoba untuk menikmati dan mensyukurinya. Entah mengapa sedari tadi ada saja yang membuat kami tidak langsung minum lemon mint tersebut, mulai dari tidak adanya kursi kosong, lupanya kami kerena asyik berburu ini itu, hingga akhirnya kami sadar sudah waktunya untuk pulang. Tampaknya tertundanya kami minum lemon mint tersebut, karena Dia tidak ingin kesenangan akhir pekan kami berkurang. Lemon mint tersebut sangat kuinginkan, tapi ternyata apa yang kuinginkan belum tentu terbaik untukku! Jadi teringat sebuah ayat Quran, Al Baqarah ayat 216 yang berbunyi:
“ … boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.”
Kejadianku bersama lemon mint, seakan menguatkan bahwa apa yang kita sukai dan kita pikir baik untuk kita, belum tentu sebenarnya baik untuk kita. Itu saja….
Selamat berakhir pekan…

Author Since: Aug 04, 2018

Mata buku, mata dengan jendela untuk melihat berbagai indah kehidupan...