Inspirasi

Belajar (Menerima) Peran dari Pohon

Ia berdiri tanpa berpindah dari pijakannya.
Terkena teriknya panas matahari, basahnya air hujan yang menyirami tubuh.
Ia tetap berdiri di situ, pada tempatnya.
Bukan tak mungkin jika terkadang ada orang yang memetik daun, bunga, juga buahmu.
Bukan tak mungkin juga jika terkadang ada anak kecil yang hanya iseng memetik daun, bunga, juga buahmu, lalu kemudian dibuang.
Bukan tak mungkin juga, jika terkadang ada orang dewasa yang menebangmu, untuk kepentingan mereka.
Banyaknya yang kaualami dan rasakan, tak menghentikanmu untuk tetap menjadi pohon.
Kau ‘menerima’ peranmu, sebagai pemberi oksigen, penyedia udara yang menjadi ‘nyawa’ bagi kami para penggunanya.
Sedangkan tak semua makhluk membalas jasamu yang turut andil dalam kehidupan mereka.
Ya, engkau tetap ‘di tempatmu’, tak berpindah peran, apalagi merebut peran.
Terima segala peran dalam hidup ini, jalani dan yakinlah peran tersebut mendekatkan kita pada Sang Pemberi Peran…

Bagaimana dengan kita para manusia?
Apakah kita sudah dapat menerima dan menjalankan peran kita dengan baik sebagai hamba Allah?
Duhai jiwa yang terkadang masih berkeluh kesah (baca: masih sulit menerima), ingatlah bahwa inti hidup ini adalah mengenai menerima, memanfaatkan detik demi detik yang ada, menyiapkan bekal untuk menuju kepada Sang Pemberi Peran…

Bandung, 17 Nopember 2019
Inspired by the tree dan Buku Natisa ‘Merebut Peran Tuhan’

Author Since: Aug 04, 2018

Mata buku, mata dengan jendela untuk melihat berbagai indah kehidupan...